Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Resmi Dan Bahasa Nasional. Bahasa Inggris Sebagai Bahasa Internasional. Bahasa Daerah/Lokal Sebagai Bahasa Identitas
Berbahasa yang Baik dan Benar
Bahasa (dari bahasa Sanskerta भाषा, bhāṣā)
adalah kemampuan yang dimiliki manusia untuk
berkomunikasi dengan manusia lainnya menggunakan tanda, misalnya kata dan
gerakan. Kajian ilmiah bahasa disebut ilmu linguistik. Di Indonesia kita memiliki bahasa
nasional yaitu Bahasa Indonesia, bahasa nasional sendiri di gunakan untuk
mempersatukan berbagai adat yang ada di Indonesia. Selain ada bahasa nasional
di Indonesia memiliki banyak sekali bahasa daerah seperti contohnya, Bahasa
Jawa, Bahasa Sunda, Bahasa Ngapak, dan masih banyak lainnya. Tentunya setiap daerah
memiliki bahasa sendiri yang merupakan symbol dari masing masing daerah. Namun
di era sekarang ini bahasa daerah mulai dilupakan dan di ganti dengan bahasa
asing yang menurut anak muda jaman sekarang lebih gaul.
Bahasa
yang baik adalah bahasa yang sesuai dengan situasi. Sebagai
alat komunikasi, bahasa harus dapat efektif menyampaikan maksud kepada lawan
bicara. Karenanya, laras bahasa yang dipilih pun harus
sesuai.
Ada lima laras bahasa yang dapat digunakan sesuai situasi. Berturut-turut sesuai derajat keformalannya, ragam tersebut dibagi sebagai berikut:
- Ragam beku (frozen) ; digunakan pada situasi hikmat dan sangat sedikit memungkinkan keleluasaan seperti pada kitab suci, putusan pengadilan, dan upacara pernikahan.
- Ragam resmi (formal) ; digunakan dalam komunikasi resmi seperti pada pidato, rapat resmi, dan jurnal ilmiah.
- Ragam konsultatif (consultative) ; digunakan dalam pembicaraan yang terpusat pada transaksi atau pertukaran informasi seperti dalam percakapan di sekolah dan di pasaRagam santai (casual) ; digunakan dalam suasana tidak resmi dan dapat digunakan oleh orang yang belum tentu saling kenal dengan akrab.
- Ragam akrab (intimate) ; digunakan di antara orang yang memiliki hubungan yang sangat akrab dan intim.
- Penggunaan kaidah tata bahasa normatif. Misalnya dengan penerapan pola kalimat yang baku: acara itu sedang kami ikuti dan bukan acara itu kami sedang ikuti.
- Penggunaan kata-kata baku. Misalnya cantik sekali dan bukan cantik banget; uang dan bukan duit; serta tidak mudah dan bukan nggak gampang.
- Penggunaan ejaan resmi dalam ragam tulis. Ejaan yang kini berlaku dalam bahasa Indonesia adalah ejaan yang disempurnakan (EYD). Bahasa baku harus mengikuti aturan ini.
- Penggunaan lafal baku dalam ragam lisan. Meskipun hingga saat ini belum ada lafal baku yang sudah ditetapkan, secara umum dapat dikatakan bahwa lafal baku adalah lafal yang bebas dari ciri-ciri lafal dialek setempat atau bahasa daerah. Misalnya: /atap/ dan bukan /atep/; /habis/ dan bukan /abis/; serta /kalaw/ dan bukan /kalo/.
- Penggunaan kalimat secara efektif. Di luar pendapat umum yang mengatakan bahwa bahasa Indonesia itu bertele-tele, bahasa baku sebenarnya mengharuskan komunikasi efektif: pesan pembicara atau penulis harus diterima oleh pendengar atau pembaca persis sesuai maksud aslinya.
Dengan adanya pembahasan diatas kita
harus mulai untuk menggunakan bahasa yang baik dan benar . dan kita sebagai
makhluk social harus selalu mematuhi aturan berbahasa yang diterapkan oleh
masyarakat tempat kita tinggal.
Untuk saudara Adhies, pada paragraf pertama terdapat kata yang kurang "pas" dan menyebabkan persepsi kalimat yang salah pada pembaca, yaitu penggunaan kata "adat"
BalasHapusDi dalam persepsi saya kata "adat" tersebut menjadi bermakna "menyatukan kebudayaan" yang dimana kebudayaan sendiri tidak dapat disatukan karena sifatnya yang "khas" dari pemilik adat itu sendiri.
Oleh karena itu kiranya bagian tersebut dapat diperbaiki lagi.
Semoga komentar ini dapat membantu. Terima kasih.
Terimakasih atas masukannya
HapusSaya setuju dengan pernyataan anda bahwa bahasa yang baik adalah bahasa yang sesuai situasi. Dalam arti kita akan selalu menyesuaikan lawan bicara kita, apabila mereka memakai bahasa indonesia, kita menyesuaikan juga dengan bahasa indonesia, seperti itu.
BalasHapusSaya setuju dengan pernyataan anda tentang penggunaan bahasa yang harus sesuai dengan lawan bicaranya. Karena bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan sehingga penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sangat penting untuk diperhatikan. Terima kasih
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusSaya setuju dengan pernyataan anda bahwa kita harus berbahasa dengan baik dan benar serta kita harus menerapkan aturan bahasa yang ada di tempat tinggal kita, karena menurut saya itu termasuk dalam sikap sosial dan dengan begitu kita memiliki tata krama yang baik di masyarakat
BalasHapusSaya setuju dengan anda mengenai penggunaan bahasa sesuai dengan kondisi dan dengan siapa kita berbicara. Karena di Indonesia sendiri terdapat beragam bahasa sehingga penting bagi kita untuk menyesuaikan nya ataupun menggunakan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi
BalasHapussaya setuju dengan anda bahwa penggunaan bahasa juga harus disesuaikan dengan kondisi siapa yang kita ajak bicara. karena hal itu termasuk penilaian kesopanan kita terhadap orang lain
BalasHapusSaya setuju atas artikel anda
BalasHapus